VIDEO! Takut Disuntik Dia Nekad Tendang ‘Punai’ Cikgu!

Suntikan imunisasi di sekolah rendah boleh jadi mimpi ngeri bagi kanak-kanak. Siapa tidak ketar lutut melihat jarum panjang yang bakal menusuk masuk ke dalam lengan. Tentu mengerikan bagi kanak-kanak.

Misalnya lihat saja murid perempuan cilik Sekolah Dasar di Indonesia ini terpaksa berhempas-pulas menentang guru yang cuba menyuntiknya. Lebih mengejutkan dia nekad menendang ‘punai’ guru ganteng tersebut.

Jarum suntik merupakan salah satu mimpi buruk bagi anak. Banyak anak yang takut disuntik, bahkan sampai ia besar. Memang, disuntik sedikit menyakitkan untuk anak, tapi ini untuk kesehatan anak juga. Anak mungkin terlalu kecil untuk memahami hal ini. Namun, ibu mungkin bisa memberi pengertian ke anak dan mengatasi rasa takut anak akan suntikan. Bagaimana caranya?

video di bawah

1. Jangan menakut-nakuti anak tentang suntikan

Anak yang takut disuntik biasanya pernah mendengar cerita-cerita negatif tentang suntikan atau anak menganggap suntikan sebagai hukuman. Terkadang, orangtua atau orang sekitar anak akan menakut-nakuti anak dengan suntikan jika anak tidak menuruti perintah. Misalnya, jika anak tidak mau makan, maka anak akan disuntik. Tentu, ini bukan hal yang baik untuk anak. Sebaiknya jangan pernah melakukan hal ini pada anak.

2. Beri pengertian pada anak

Saat anak tahu ia akan disuntik, ia mungkin akan bertanya untuk apa. Nah, di sini ibu bisa menjelaskan bahwa anak perlu menerima suntikan dan ini bukan merupakan sebuah hukuman. Anda bisa menjelaskan pada anak dengan perlahan bahwa anak membutuhkan suntikan karena suntikan dapat melindunginya dari penyakit.

Jangan bohongi anak bahwa suntikan tidak menyakitkan atau suntikan hanya akan dilakukan sekali saja. Ini akan menghilangkan kepercayaan anak pada Anda. Sebaiknya katakan dengan jujur bahwa disuntik memang sakit tapi hanya sedikit dan tidak lama, seperti digigit semut misalnya.

3. Bermain dokter-dokteran dengan anak

Anda bisa mengubah perasaan anak yang takut disuntik dengan cara bermain dokter-dokteran dengan anak atau role play. Misalnya, anak jadi dokter dan Anda jadi pasien yang disuntik oleh dokter. Saat disuntik, Anda menunjukkan perasaan senang dan tidak sakit. Sehingga, anggapan anak tentang betapa menakutkannya suntikan perlahan mulai luntur. Anak juga dapat mempunyai gambaran tentang bagaimana saat disuntik, jadi anak tidak terlalu terkejut saat dibawa ke dokter untuk disuntik.

4. Alihkan perhatian anak saat disuntik

Anda bisa melakukan sesuatu untuk mengalihkan perhatian anak saat anak disuntik. Hal ini membuat anak tidak terlalu merasakan sakit dan takut saat disuntik. Anda bisa membawa mainan kesayangan anak saat kunjungan ke dokter untuk suntik. Atau, Anda bisa menceritakan cerita lucu pada anak sehingga anak lupa rasa takutnya akan jarum suntik. Anda juga bisa memeluk anak sambil anak menerima suntikan agar anak merasa lebih tenang dan aman. Selain itu, masih banyak lagi yang bisa Anda lakukan, sesuaikan dengan usia anak Anda juga.

5. Tunjukkan perasaan bahagia dan puji anak

Sikap Anda terhadap anak sangat penting dan menentukan bagaimana respon anak terhadap suntikan. Jika Anda tegang, maka anak bisa tambah takut. Anak bisa sangat sensitif terhadap perasaan yang Anda rasakan. Jadi, tunjukkan perasaan ceria saat anak akan disuntik sampai selesai disuntik.

Setelah anak selesai menerima suntikan, hibur anak dan tunjukkan bahwa dia hebat dan berani. Ini cukup untuk membuat anak lupa akan rasa sakitnya. Atau, mungkin beberapa hadiah kecil juga diperlukan untuk membuat anak senang dan tidak menangis setelah disuntik, seperti permen atau eskrim. Menemani anak bermain setelah disuntik juga dapat membantu anak lupa akan rasa sakit dan takutnya setelah disuntik.

sumber : the harian dot com

Saksikan videonya:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *